ISU KELANGKAAN BBM, UNIT II SAT INTELKAM POLRES MANGGARAI LAKUKAN KOORDINASI DAN MONITORING PADA 3 SPBU DALAM KOTA RUTENG

ISU KELANGKAAN BBM, UNIT II SAT INTELKAM POLRES MANGGARAI LAKUKAN KOORDINASI DAN MONITORING PADA 3 SPBU DALAM KOTA RUTENG

tribratanewsmanggarai.com-

 

Ruteng, 12 November 2025 – Menyikapi isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang sempat menimbulkan antrean kendaraan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kota Ruteng, Unit II Satuan Intelkam Polres Manggarai melaksanakan kegiatan koordinasi dan monitoring ke tiga SPBU di wilayah hukum Polres Manggarai.

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan stok BBM, serta memantau situasi pelayanan masyarakat agar tidak terjadi gangguan kamtibmas akibat kelangkaan bahan bakar.

Adapun tiga SPBU yang dikunjungi meliputi SPBU Mena, SPBU Mbaumuku, dan SPBU Carep, seluruhnya berada di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai

1. SPBU Mena

Dalam koordinasi dengan Peter, selaku Manager SPBU Mena, diperoleh informasi bahwa pengurangan kuota BBM subsidi dilakukan oleh Pertamina Pusat untuk mengantisipasi potensi over kuota menjelang akhir tahun, mengingat adanya peningkatan konsumsi BBM subsidi di masa libur panjang.

Sebelumnya, kuota Pertalite sebesar 400 ton per bulan kini dikurangi menjadi 376 ton per bulan, sedangkan Solar dari 400 ton menjadi 240 ton per bulan. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat masih berjalan normal dan seluruh transaksi BBM subsidi menggunakan QR Code / Aplikasi MyPertamina.

Adapun harga BBM di SPBU Mena adalah:
    •    Pertalite: Rp10.000/liter
    •    Bio Solar: Rp6.800/liter
    •    Pertamax: Rp12.200/liter
    •    Pertamina Dex: Rp14.200/liter

Peter menjelaskan, antrean panjang yang kadang terjadi disebabkan karena stok BBM di SPBU lain (Mbaumuku dan Carep) habis lebih cepat, sehingga kendaraan beralih ke SPBU Mena.l

2. SPBU Mbaumuku

Dari hasil koordinasi dengan Aven Jalut, Pengawas SPBU Mbaumuku, diketahui bahwa SPBU milik Rafael Suardy ini juga mengalami pengurangan kuota BBM subsidi.

SPBU Mbaumuku saat ini hanya menerima 8 ton per hari dari yang sebelumnya 16–24 ton per hari, sehingga stok cepat habis dan menyebabkan antrean masyarakat. Harga BBM di SPBU Mbaumuku tetap sesuai ketentuan Pertamina:
    •    Pertalite: Rp10.000/liter
    •    Bio Solar: Rp6.800/liter
    •    Pertamax: Rp12.200/liter
    •    Pertamina Dex: Rp14.200/liter

3. SPBU Carep

Selanjutnya, Unit II Sat Intelkam melakukan koordinasi dengan Gabriel Ambur, Manager SPBU Carep, milik Steven, yang berlokasi di Jalan Ruteng–Borong, Kelurahan Carep.

Sama seperti dua SPBU lainnya, SPBU Carep juga mengalami pengurangan kuota BBM subsidi dengan alokasi 8 ton per hari dari jumlah sebelumnya 16–24 ton per hari. Pengurangan ini menyebabkan stok BBM subsidi cepat habis, sementara BBM non-subsidi masih tersedia normal.

Harga BBM di SPBU Carep adalah:
    •    Pertalite: Rp10.000/liter
    •    Bio Solar: Rp6.800/liter
    •    Pertamax: Rp12.200/liter
    •    Pertamina Dex: Rp14.200/liter

Kesimpulan Hasil Monitoring

Dari hasil koordinasi dan pengawasan yang dilakukan, dapat dipastikan bahwa antrean kendaraan di SPBU dalam Kota Ruteng terjadi akibat pengurangan kuota BBM subsidi dari Pertamina Pusat. Kondisi ini tidak disebabkan oleh penimbunan atau penyimpangan distribusi, melainkan karena keterbatasan pasokan yang tidak sebanding dengan jumlah kendaraan bermotor di wilayah Ruteng.

Sebagai langkah lanjutan, Unit II Sat Intelkam Polres Manggarai akan terus melakukan monitoring dan pengawasan secara intensif terhadap distribusi BBM di seluruh SPBU dalam wilayah hukum Polres Manggarai guna mencegah potensi penyimpangan, penimbunan, maupun praktik jual beli ilegal

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan kamtibmas, sejalan dengan komitmen Polres Manggarai untuk menjaga stabilitas keamanan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara aman dan tertib.(SN)