44 DESA DI MANGGARAI GELAR PILKADES SERENTAK, POLRES MANGGARAI TERJUNKAN 116 PERSONEL AMANKAN 66 TPS

44 DESA DI MANGGARAI GELAR PILKADES SERENTAK, POLRES MANGGARAI TERJUNKAN 116 PERSONEL AMANKAN 66 TPS
44 DESA DI MANGGARAI GELAR PILKADES SERENTAK, POLRES MANGGARAI TERJUNKAN 116 PERSONEL AMANKAN 66 TPS
44 DESA DI MANGGARAI GELAR PILKADES SERENTAK, POLRES MANGGARAI TERJUNKAN 116 PERSONEL AMANKAN 66 TPS

tribratanewsmanggarai.com-

 

RUTENG, MANGGARAI – Sebanyak 44 desa di Kabupaten Manggarai pada Kamis (8/10/2026) melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Proses pemungutan suara berlangsung mulai pukul 08.00 WITA dan dipusatkan di 66 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pelaksanaan pemungutan suara tersebut mendapat pengamanan melekat dari jajaran Polres Manggarai yang menerjunkan sebanyak 116 personel untuk mengamankan seluruh TPS yang tersebar di 44 desa penyelenggara Pilkades.

Berdasarkan ketentuan Peraturan Bupati Manggarai Nomor 19 Tahun 2021 Pasal 36, proses pemungutan suara dilaksanakan mulai pukul 08.00 WITA hingga pukul 14.00 WITA.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., menegaskan bahwa seluruh rangkaian Pilkades Serentak Tahun 2026 menjadi perhatian dan atensi khusus Polres Manggarai, mulai dari tahapan persiapan, pemungutan suara hingga tahapan pasca-Pilkades.

Menurut Kapolres, berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dipetakan dan diantisipasi melalui langkah-langkah pencegahan secara persuasif, edukatif maupun preventif.

“Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan pemimpin di tingkat desa. Karena itu, seluruh tahapan harus berlangsung aman, tertib dan demokratis. Polres Manggarai berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif,” tegas Kapolres.

Sebanyak 116 personel yang ditugaskan melakukan pengamanan TPS sebelumnya telah dilepas langsung oleh Kapolres Manggarai dalam apel pergeseran pasukan pada Rabu (7/10/2026).

Dalam apel tersebut, Kapolres memberikan arahan serta petunjuk teknis dan taktis kepada seluruh personel yang ditugaskan agar dapat melaksanakan tugas secara profesional, bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Setiap personel pengamanan TPS diminta bertanggung jawab penuh terhadap situasi keamanan di wilayah tugas masing-masing. Personel juga dituntut untuk peka terhadap perkembangan situasi serta mampu mengambil langkah cepat dan tepat sesuai tugas pokok dan kewenangannya apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas.

Selain itu, personel pengamanan diarahkan untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan panitia penyelenggara Pilkades, pemerintah desa, para calon kepala desa maupun para pendukung masing-masing calon.

“Bangun komunikasi yang baik dengan semua pihak. Jangan menunggu sampai terjadi persoalan. Setiap potensi gesekan harus mampu kita cegah sejak dini dengan mengedepankan komunikasi, pendekatan persuasif dan sikap humanis,” ujar Kapolres.

Pengamanan juga dilakukan terhadap proses distribusi kotak suara menuju masing-masing TPS. Personel memastikan kotak suara tiba dengan aman dan proses pemungutan suara dapat berlangsung sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Selain pengamanan melekat di TPS, Kapolres Manggarai juga memerintahkan personel on call untuk melaksanakan patroli dialogis pada lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas yang dapat menghambat jalannya Pilkades.

Kapolres Manggarai mengimbau seluruh masyarakat di 44 desa penyelenggara Pilkades untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian pemilihan berlangsung.

“Mari kita jaga bersama suasana yang aman dan damai. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan perselisihan. Siapapun yang nantinya terpilih merupakan bagian dari masyarakat kita dan harus kita hormati bersama,” imbau AKBP Levi Defriansyah.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, para calon kepala desa, tim pemenangan, simpatisan, panitia Pilkades serta pemerintah desa untuk mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi dan menerima seluruh proses pemilihan dengan penuh tanggung jawab.

“Kita berdoa bersama agar seluruh tahapan Pilkades di Kabupaten Manggarai berjalan lancar, aman dan terkendali. Mari kita wujudkan Pilkades yang damai, demokratis dan bermartabat,” tambahnya.

Hingga saat ini, proses pemungutan suara di masing-masing TPS yang melaksanakan Pilkades Serentak Kabupaten Manggarai Tahun 2026 berlangsung aman, tertib dan lancar, dengan pengamanan melekat dari personel Polri bersama unsur pengamanan lainnya.

Polres Manggarai berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat, serta memastikan seluruh rangkaian Pilkades Serentak Tahun 2026 dapat berjalan dalam suasana yang aman, kondusif, transparan dan demokratis.

“Polri hadir untuk menjaga keamanan, mengawal demokrasi dan memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.”(SN)

#Polda NTT Penuh Kasih