POLRES MANGGARAI PERKUAT PENDEKATAN HUMANIS, PASTIKAN PILKADES SERENTAK 2026 BERJALAN AMAN DAN KONDUSIF

POLRES MANGGARAI PERKUAT PENDEKATAN HUMANIS, PASTIKAN PILKADES SERENTAK 2026 BERJALAN AMAN DAN KONDUSIF
POLRES MANGGARAI PERKUAT PENDEKATAN HUMANIS, PASTIKAN PILKADES SERENTAK 2026 BERJALAN AMAN DAN KONDUSIF

tribratanewsmanggarai.com-

 

RUTENG, MANGGARAI – Menjelang pelaksanaan tahapan pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Manggarai Tahun 2026, Polres Manggarai terus memperkuat upaya penggalangan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri untuk memastikan seluruh rangkaian Pilkades dapat berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif, sekaligus mendorong seluruh calon kepala desa bersama para pendukungnya untuk menjaga persaudaraan serta menghormati proses demokrasi di tingkat desa.

Pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sekitar pukul 09.20 WITA, Kasat Intelkam Polres Manggarai IPTU Adrianus Gon Alastan bersama Kapolsek Cibal IPTU Harun R. Syarif dan Kanit 4 Subdit 1 Direktorat Intelkam Polda NTT IPDA Falentino Wae, S.I.P., didampingi personel Intelkam dan Polsek Cibal, melaksanakan kegiatan penggalangan dan imbauan Kamtibmas di dua desa yang masuk dalam kategori sangat rawan, yakni Desa Timbu, Kecamatan Cibal Barat, dan Desa Riung, Kecamatan Cibal.

Kegiatan tersebut dilakukan menyikapi adanya persoalan terkait daftar pemilih tetap (DPT) yang menjadi perhatian sejumlah calon kepala desa. Di Desa Timbu, calon kepala desa nomor urut 01 Bonifasius Harimas menyampaikan keberatan karena terdapat enam orang wajib pilih yang belum terakomodir dalam DPT.

Sementara di Desa Riung, calon kepala desa nomor urut 01 Mariano Oktavianus Nari juga menyampaikan persoalan serupa terkait 26 orang wajib pilih yang belum terakomodir dalam DPT.

Dalam kegiatan penggalangan tersebut, jajaran Kepolisian melakukan komunikasi langsung dengan seluruh calon kepala desa sebagai langkah preventif untuk mencegah berkembangnya persoalan menjadi gangguan Kamtibmas.

Di Desa Timbu, penggalangan dilakukan terhadap tiga calon kepala desa, yakni calon nomor urut 01 Bonifasius Harimas, nomor urut 02 Vitalis Talu dan nomor urut 03 Vinsensius Londas. Sedangkan di Desa Riung, penggalangan dilakukan terhadap calon nomor urut 01 Mariano Oktavianus Nari dan nomor urut 02 Rominus Deok.

Kasat Intelkam Polres Manggarai menyampaikan bahwa Polres Manggarai bersama seluruh unsur pengamanan memiliki komitmen untuk menjamin keamanan seluruh tahapan Pilkades. Untuk itu, para calon kepala desa dan massa pendukung diminta turut mengambil bagian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh calon kepala desa dan para pendukung untuk bersama-sama menjaga keamanan. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi, namun persaudaraan dan keamanan masyarakat harus tetap menjadi prioritas bersama,” ujar Kasat Intelkam dalam kegiatan tersebut.

Jajaran Kepolisian juga menegaskan bahwa setiap tindakan yang berupaya mengganggu proses pelaksanaan Pilkades, khususnya pada tahapan pemungutan suara tanggal 8 Oktober 2026, akan ditindak sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Para calon kepala desa juga diberikan pemahaman agar dapat menerima apapun hasil pemungutan suara nantinya sebagai bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati bersama.

Menanggapi imbauan tersebut, para calon kepala desa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kepolisian, baik Direktorat Intelkam Polda NTT, Sat Intelkam Polres Manggarai maupun Polsek Cibal, atas langkah penggalangan dan komunikasi yang terus dilakukan menjelang pelaksanaan Pilkades.

Para calon kepala desa dari kedua wilayah tersebut juga menyatakan kesiapannya untuk bersama-sama menjaga keamanan, termasuk mengendalikan massa pendukung masing-masing serta menerima hasil Pilkades sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Pjs. Kepala Desa Timbu Valentinus Torung dan Pjs. Kepala Desa Riung Siprianus Tahir turut menyampaikan apresiasi kepada Polres Manggarai yang secara konsisten melakukan koordinasi dan memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat.

Menurut keduanya, kehadiran dan pendekatan yang dilakukan jajaran Kepolisian memberikan dampak positif terhadap suasana kehidupan masyarakat menjelang pelaksanaan pemungutan suara.

Keduanya juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, baik sebelum, selama maupun setelah pelaksanaan pemungutan suara Pilkades pada 8 Oktober 2026.

Selain melakukan penggalangan, jajaran Polres Manggarai bersama Polsek Cibal dan Direktorat Intelkam Polda NTT juga melaksanakan patroli dialogis di Kampung Gumbang dan Kampung Golo Ngencung, Desa Riung, Kecamatan Cibal.

Patroli dialogis tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman sekaligus menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat menjelang pelaksanaan tahapan pemungutan suara.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., menekankan kepada seluruh personel Polres Manggarai dan jajaran Polsek agar terus meningkatkan kegiatan preventif, penggalangan, patroli dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Seluruh personel agar terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, mengedepankan pendekatan humanis serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap setiap potensi gangguan Kamtibmas. Pengamanan Pilkades bukan hanya menjadi tugas Kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan komitmen seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres Manggarai juga mengimbau kepada seluruh calon kepala desa, para pendukung dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik serta tetap menghormati setiap tahapan Pilkades sesuai ketentuan yang berlaku.

“Silakan berbeda pilihan, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut memutus tali persaudaraan. Mari kita jaga Pilkades ini sebagai pesta demokrasi masyarakat desa yang aman, damai dan bermartabat,” imbau Kapolres.

Polres Manggarai berkomitmen untuk terus melakukan pengamanan secara profesional, humanis, proporsional dan sesuai ketentuan hukum dalam seluruh tahapan Pilkades Serentak Kabupaten Manggarai Tahun 2026.

Komitmen tersebut tidak hanya dilakukan pada saat pemungutan suara, tetapi juga akan terus dilaksanakan hingga tahapan pascapemungutan suara, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Manggarai tetap terpelihara.

Polres Manggarai: Berbeda Pilihan Tetap Bersaudara, Pilkades Aman, Masyarakat Nyaman.(SN)

#Polda NTT Penuh Kasih