Bhabinkamtibmas Sambangi Camp Pengungsian Korban Gempa di Reok Barat, Hadir Berikan Rasa Aman dan Dukungan kepada Warga
tribratanewsmanggarai.com_
Reok Barat – Pasca bencana alam gempa bumi yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, Polres Manggarai melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus menunjukkan kepedulian dan kehadirannya di tengah masyarakat, khususnya warga yang terdampak dan harus menjalani masa pengungsian.
Pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 19.00 WITA hingga selesai, Bhabinkamtibmas Kecamatan Reok Barat, Bripka Stanislaus K. Tandi, melaksanakan kegiatan sambang ke Camp Pengungsian warga Kampung Nanga Nae, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.
Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi pengungsian bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi warga sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Pasca terjadinya gempa bumi, sejumlah masyarakat harus meninggalkan tempat tinggalnya dan berada di lokasi pengungsian untuk sementara waktu. Kondisi tersebut membutuhkan perhatian dari berbagai pihak, termasuk dalam hal keamanan, kenyamanan serta kebutuhan masyarakat selama berada di tempat pengungsian.
Dalam kegiatan tersebut, Bripka Stanislaus K. Tandi melakukan sambang dan berinteraksi secara langsung dengan warga yang berada di Camp Pengungsian Kampung Nanga Nae. Komunikasi dilakukan secara humanis dengan menanyakan kondisi serta perkembangan situasi masyarakat setelah terjadinya bencana.
Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi sarana untuk memberikan motivasi dan dukungan moril kepada warga yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Masyarakat diberikan pemahaman agar tetap tenang, tidak panik dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban selama berada di lokasi pengungsian.
Selain melakukan komunikasi dengan warga, Bhabinkamtibmas juga melakukan pemantauan terhadap situasi lingkungan sekitar camp pengungsian. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kamtibmas maupun kondisi lain yang dapat mengganggu kenyamanan para pengungsi.
Bhabinkamtibmas mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera menyampaikan kepada petugas apabila menemukan adanya hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan warga. Masyarakat juga diajak untuk saling membantu, menjaga kebersihan dan menciptakan suasana yang tertib selama berada di tempat pengungsian.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga melakukan koordinasi terkait situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Reok Barat. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan perkembangan kondisi masyarakat terdampak bencana dapat terus dipantau.
Kehadiran anggota Polri di camp pengungsian tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Bhabinkamtibmas berupaya membangun komunikasi yang dekat dengan warga sehingga setiap permasalahan yang muncul dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan cepat.
Masyarakat yang berada di lokasi pengungsian menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas. Warga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Polri yang tetap hadir di tengah masyarakat meskipun dalam kondisi pascabencana.
Kehadiran Bhabinkamtibmas juga memberikan rasa aman kepada warga yang berada di camp pengungsian. Dengan adanya pemantauan secara langsung, masyarakat merasa lebih tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari selama masa pengungsian.
Polres Manggarai melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus mendorong agar personel aktif turun ke lapangan dan hadir di tengah masyarakat, khususnya pada situasi yang membutuhkan perhatian khusus. Kegiatan sambang menjadi salah satu cara untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan Kepolisian secara langsung.
Dalam situasi pascabencana, keamanan dan ketertiban merupakan salah satu faktor penting yang harus terus dijaga. Kondisi masyarakat yang berada di tempat pengungsian membutuhkan lingkungan yang aman dan kondusif sehingga warga dapat beristirahat dan menjalani aktivitas tanpa rasa khawatir.
Untuk itu, Bhabinkamtibmas terus melakukan komunikasi dengan masyarakat serta mengingatkan warga agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila terdapat informasi terkait perkembangan situasi bencana, masyarakat diimbau untuk mendapatkan informasi dari sumber yang dapat dipercaya.
Polres Manggarai juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam memantau perkembangan situasi pascabencana di wilayah Kabupaten Manggarai. Sinergi antara Kepolisian, pemerintah daerah, petugas terkait dan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi kondisi darurat maupun proses pemulihan setelah bencana.
Kegiatan sambang yang dilaksanakan oleh Bripka Stanislaus K. Tandi menjadi salah satu bentuk nyata bahwa Polri selalu berupaya hadir dalam setiap kondisi yang dihadapi masyarakat. Kehadiran Polisi tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga berupaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Komunikasi yang baik diharapkan dapat menciptakan hubungan yang harmonis serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.
Polres Manggarai berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. Personel akan terus melakukan pemantauan dan sambang ke wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kegiatan sambang juga menjadi bagian dari upaya preventif dalam menjaga kamtibmas. Dengan hadir secara langsung di tengah masyarakat, potensi permasalahan dapat diketahui lebih awal dan segera dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Bhabinkamtibmas mengajak seluruh masyarakat di Camp Pengungsian Kampung Nanga Nae untuk tetap menjaga persatuan, kebersamaan dan saling membantu. Dalam kondisi pascabencana, semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan penting untuk membantu masyarakat melewati masa sulit.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan dari petugas terkait kondisi pascabencana. Apabila terdapat perubahan situasi atau informasi mengenai potensi bahaya, warga diharapkan segera mengikuti petunjuk petugas demi keselamatan bersama.
Selama kegiatan sambang berlangsung, situasi di Camp Pengungsian Kampung Nanga Nae terpantau aman, tertib dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol yang dapat mengganggu keamanan warga.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polres Manggarai untuk selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Terlebih dalam kondisi pascabencana, kehadiran personel di tengah warga sangat penting untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau.
Polres Manggarai akan terus melakukan pemantauan terhadap situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Reok Barat dan wilayah lainnya yang terdampak bencana. Pelayanan kepada masyarakat akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Polri yang profesional, humanis dan responsif.
Dengan adanya kegiatan sambang secara rutin, diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat merasa lebih aman, tenang dan mendapatkan dukungan selama berada di lokasi pengungsian. Polri bersama seluruh elemen terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kepentingan dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan Bhabinkamtibmas di Camp Pengungsian Kampung Nanga Nae, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, berakhir dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Polres Manggarai memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Salam Presisi.(Alvzz)


