Pastikan Keamanan dan Kelayakan Pangan, Tim Food Security Polres Manggarai Periksa Menu Program MBG di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Pastikan Keamanan dan Kelayakan Pangan, Tim Food Security Polres Manggarai Periksa Menu Program MBG di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

tribratanewsmanggarai.com_

Manggarai, 30 September 2026 — Dalam rangka memastikan keamanan, kualitas, serta kelayakan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Tim Food Security Polres Manggarai melaksanakan pemeriksaan terhadap makanan yang diproduksi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polres Manggarai, Yayasan Kemala Bhayangkari, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan pemeriksaan tersebut dimulai pada pukul 06.30 WITA dan berlangsung hingga selesai. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap proses penyediaan makanan dalam pelaksanaan Program MBG, khususnya dari aspek keamanan pangan dan kelayakan makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

Pemeriksaan dilaksanakan oleh personel Food Security Polres Manggarai berdasarkan Surat Perintah Kapolres Manggarai Nomor: Sprin/186/III/HUK.6.6/2026 tanggal 27 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, tim pemeriksa terdiri dari personel DOKKES Polres Manggarai, yaitu Briptu Martinus Tay Hambandima, S.Kep., Ns., serta Bonifasius Sukardi Ehung, S.Kep., selaku perawat mitra. Pemeriksaan juga melibatkan personel SIWAS Polres Manggarai, yaitu Aiptu Bonifasius Potenti.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap makanan yang telah disiapkan di SPPG. Tim tidak hanya melihat kondisi fisik makanan, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah parameter kimiawi serta kondisi bahan baku dan fasilitas dapur yang digunakan dalam proses pengolahan makanan.

Periksa Lima Jenis Menu Makanan

Pada pemeriksaan kali ini, Tim Food Security melakukan pengecekan terhadap lima jenis menu yang disiapkan untuk Program Makan Bergizi Gratis.

Menu tersebut terdiri atas nasi putih, ayam kecap wijen, tahu marinasi, oseng labu dan kol yang dilengkapi sup labu, wortel dan telur, serta buah semangka.

Pemeriksaan terhadap menu dilakukan untuk memastikan makanan yang akan disajikan berada dalam kondisi yang baik dan memenuhi aspek keamanan pangan. Salah satu tahapan yang dilakukan adalah pemeriksaan organoleptik atau uji fisik terhadap makanan.

Pemeriksaan organoleptik dilakukan dengan memperhatikan kondisi bentuk, warna, dan bau dari setiap menu yang tersedia. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kelima menu tersebut menunjukkan kondisi yang normal, baik dari segi bentuk, warna maupun bau.

Hasil tersebut menjadi salah satu indikator awal bahwa makanan yang telah disiapkan berada dalam kondisi yang layak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum disajikan kepada penerima manfaat.

Pemeriksaan Kimiawi terhadap Sampel Makanan

Selain pemeriksaan secara fisik, Tim Food Security juga melakukan pemeriksaan kimiawi terhadap sampel dari lima menu makanan yang telah disiapkan.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah parameter, yakni sianida, formaldehid, nitrit, dan arsenik. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari langkah pengawasan untuk memastikan makanan yang akan disajikan tidak menunjukkan hasil positif terhadap parameter kimiawi yang diperiksa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap seluruh sampel, kandungan sianida dinyatakan negatif pada lima menu, formaldehid negatif pada lima menu, nitrit negatif pada lima menu, serta arsenik negatif pada lima menu.

Dengan hasil tersebut, seluruh sampel makanan yang diperiksa tidak menunjukkan hasil positif terhadap parameter kimiawi yang menjadi sasaran pemeriksaan.

Bahan Baku Makanan Turut Diperiksa

Pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap makanan yang telah selesai dimasak. Tim Food Security juga melakukan pemeriksaan terhadap bahan baku makanan yang digunakan dalam proses penyediaan menu Program MBG.

Pemeriksaan dilakukan secara fisik untuk melihat kondisi bahan baku sebelum digunakan dalam proses pengolahan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi bahan baku makanan yang digunakan di SPPG dinyatakan baik.

Pemeriksaan terhadap bahan baku menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian pengawasan keamanan pangan karena kualitas makanan tidak terlepas dari kondisi bahan yang digunakan sejak tahap awal pengolahan.

Dengan dilakukannya pemeriksaan mulai dari bahan baku hingga makanan yang siap disajikan, proses pengawasan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap kondisi makanan yang diproduksi oleh SPPG.

Pemeriksaan Kondisi Dapur dan Fasilitas Pendukung

Selain memeriksa makanan dan bahan baku, Tim Food Security Polres Manggarai turut melakukan pemeriksaan terhadap kondisi dapur dan sejumlah fasilitas pendukung yang digunakan dalam proses pengolahan dan penyajian makanan.

Pemeriksaan meliputi kondisi dapur basah dan dapur kering, ompreng, serta tempat pencucian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kondisi dapur basah dan dapur kering dinyatakan baik. Kondisi ompreng yang digunakan dalam proses penyajian makanan juga dinyatakan baik, demikian pula dengan tempat pencucian yang berada dalam kondisi baik.

Pemeriksaan terhadap fasilitas dapur tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan pengolahan dan peralatan pendukung berada dalam kondisi yang mendukung proses penyediaan makanan secara aman dan higienis.

Lima Menu Dinyatakan Laik Disajikan

Dari seluruh rangkaian pemeriksaan yang dilakukan, mulai dari pemeriksaan fisik makanan, pemeriksaan kimiawi, pemeriksaan bahan baku hingga pemeriksaan kondisi dapur dan fasilitas pendukung, Tim Food Security Polres Manggarai menyimpulkan bahwa lima menu makanan yang diperiksa laik untuk disajikan.

Hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa bahan baku makanan berada dalam kondisi baik. Sementara itu, kondisi dapur basah dan kering, ompreng, serta tempat pencucian juga berada dalam kondisi baik.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan pengawasan keamanan pangan dalam mendukung penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah hukum Polres Manggarai.

Melalui kegiatan Food Security, setiap tahapan penyediaan makanan dapat dilakukan pemantauan secara berkala, sehingga aspek keamanan dan kelayakan pangan menjadi perhatian sejak bahan baku, proses pengolahan, hingga makanan siap disajikan.

Kegiatan pemeriksaan ini sekaligus menunjukkan komitmen jajaran Polres Manggarai dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui pengawasan terhadap aspek keamanan makanan yang disediakan bagi penerima manfaat.

Dengan adanya pemeriksaan secara berkala, diharapkan proses penyediaan makanan di SPPG Polri Polres Manggarai, Yayasan Kemala Bhayangkari, dapat terus dilaksanakan dengan memperhatikan standar keamanan, kebersihan, dan kelayakan pangan.

Secara keseluruhan, hasil pemeriksaan Food Security pada Rabu, 30 September 2026, menunjukkan bahwa lima menu makanan yang diperiksa dalam kondisi normal dan laik untuk disajikan, dengan hasil pemeriksaan kimiawi terhadap sianida, formaldehid, nitrit, dan arsenik seluruhnya negatif. Bahan baku serta fasilitas pendukung pengolahan makanan juga berada dalam kondisi baik.

Kegiatan pemeriksaan berlangsung dengan aman dan lancar. Dokumentasi kegiatan pemeriksaan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan kegiatan Food Security SPPG Polres Manggarai.(Alvzz)