Pencarian Lanjutan Hari Keempat Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Terkendala Cuaca
tribratanewsmanggarai.com-
Manggarai — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian korban tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai, Kampung Wontong, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, pada Rabu (14/01/2026).
Pencarian lanjutan hari keempat dimulai pukul 09.30 WITA dengan menyisir pesisir sungai hingga ke muara sungai. Titik fokus pencarian tetap dilakukan di sekitar lokasi kejadian Air Terjun Tiwu Pai. Selain upaya pencarian, tim juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang berdomisili di sepanjang bantaran sungai dan muara agar selalu berhati-hati terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti curah hujan tinggi, angin kencang, serta potensi banjir bandang. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Korban yang dilaporkan tenggelam diketahui bernama Armendo W. Jeferson, laki-laki, berusia 13 tahun, beragama Katolik, berstatus sebagai siswa SMP kelas II, dengan alamat Asrama Putra Fransiskus Xaverius Ruteng. Korban dilaporkan tenggelam pada Minggu, 11 Januari 2026.
Dalam pelaksanaan pencarian, tim menghadapi sejumlah hambatan utama, antara lain intensitas curah hujan yang tinggi, arus sungai yang deras, serta kondisi air yang keruh akibat banjir. Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi alam yang tidak bersahabat, proses pencarian sementara dihentikan dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kegiatan pencarian lanjutan hari keempat ini dipantau langsung oleh Kasat Polairud Polres Manggarai AKP Yosef Suyitno Soloilur dan Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto, S.A.P., M.H.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam kegiatan tersebut meliputi Pos SAR Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Pos AL Reo, Polsek Reo, Koramil 1612/02 Reo, Bhabinkamtibmas Kecamatan Reok Barat, Sat Polairud Polres Manggarai, serta unsur jurnalis.
Kapolsek Reo bersama tim Sar meminta doa dan kerjasama seluruh masyarakat agar usaha tim sar dan harapan dari jeluarga korban untuk menemukan korban bisa terujud .
Selain itu kapolsek dan tim sar menghimbau masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat menimbulkan bencana alam
Pencarian yang dilakukan dengan metode penyisiran pinggiran sungai, muara sungai, dan penyelaman di lokasi kejadian namun sampai saat ini koban bekum diketemukan dan polsek reo bersama Tim Sar akan terus melakukan pencarian sampai batas waktu yang belum ditentukan , giat hari ini berakhir pada pukul 16.00 WITA. Secara umum, situasi dilaporkan aman dan terkendali.(SN)
HUMAS MANGGARAI


