POLSEK SATARMSESE POLRES MANGGARAI ,LAKSANAKAN SAMBANG DAN HIMBAUAN PASCA GEMPA, WARGA NANGAPA’ANG EVAKUASI KE DAERAH KETINGGIAN

POLSEK SATARMSESE  POLRES MANGGARAI ,LAKSANAKAN SAMBANG DAN HIMBAUAN PASCA GEMPA, WARGA NANGAPA’ANG EVAKUASI KE DAERAH KETINGGIAN
POLSEK SATARMSESE  POLRES MANGGARAI ,LAKSANAKAN SAMBANG DAN HIMBAUAN PASCA GEMPA, WARGA NANGAPA’ANG EVAKUASI KE DAERAH KETINGGIAN

tribratanewsmanggarai.com-

 

Ruteng, Manggarai – Menindaklanjuti arahan pimpinan pascagempa bumi berkekuatan 7,7 SR yang terjadi di perairan Mbay, Kabupaten Nagekeo, Kapolsek Satarmese  IPTU Kiki Bachsoan, S.Sos , bersama personel Polsek Satarmese bergerak cepat melakukan sambang serta memberikan imbauan kepada masyarakat di Kampung Nangapa’ang, Desa Legu, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Sabtu (15/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 21.00 WITA oleh Kapolsek Satarmese bersama Ka SPKT 3, Kanit Binmas dan Kanit Reskrim. Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Satarmese berkoordinasi dengan Kepala Desa Legu, Bapak Andi Alan Suwandi, S.Pd., guna memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat pascagempa.

Berdasarkan hasil pemantauan, sekitar 600 warga Kampung Nangapa’ang memilih untuk mengungsi sementara ke daerah yang lebih tinggi, yakni Kampung Keka, Desa Golomuntas, serta Kampung Lamba, Dusun Lamba, Desa Legu. Langkah tersebut dilakukan warga sebagai bentuk kewaspadaan dan upaya antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gelombang pasang maupun tsunami.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Satarmese bersama anggota menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga juga diimbau untuk segera melakukan evakuasi menuju tempat yang lebih tinggi apabila terdapat tanda-tanda yang membahayakan keselamatan.

Selain aspek keselamatan, personel Polsek Satarmese juga mengingatkan warga agar tetap memperhatikan keamanan lingkungan. Masyarakat yang meninggalkan rumah diimbau memastikan rumah dalam kondisi aman dan tidak membiarkannya kosong tanpa pengawasan, guna mencegah terjadinya tindak pidana.

Menyikapi adanya informasi maupun isu mengenai kemungkinan air laut pasang, masyarakat diminta tidak mudah panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Warga juga diimbau meningkatkan kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah preventif serta bersama-sama melakukan mitigasi terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

Kapolsek Satarmese menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan respons cepat dalam memastikan keamanan serta keselamatan warga di tengah situasi pascabencana.

Hingga pukul 22.00 WITA, Kapolsek Satarmese bersama anggota masih berada di Kampung Nangapa’ang, Desa Legu, Kecamatan Satarmese, untuk memantau situasi sekaligus memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan terkendali.

Secara umum, situasi di wilayah Kampung Nangapa’ang dan sekitarnya terpantau aman dan kondusif. Polsek Satarmese terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi pascagempa. (SN)

#Polda NTT penuh kasih