BAKTI RELIGI POLSEK REO DAN SATPOLAIRUD REO DALAM RANGKA HARI BHAYANGKARA KE-80, WUJUD NYATA PENGABDIAN POLRI KEPADA MASYARAKAT DAN PENGUATAN TOLERANSI UMAT BERAGAMA
Tribratanewsmanggarai.com_
Reo, 23 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polsek Reo bersama Satpolairud Reo melaksanakan kegiatan Bakti Religi di sejumlah tempat ibadah yang berada di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat serta upaya mempererat hubungan harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan Bakti Religi dimulai sejak pukul 07.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., serta didampingi oleh PS. Kasat Polairud Reo, AKP Yosef Suyitno Soloilur. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Polsek Reo, Satpolairud Reo, Bhayangkari Ranting Reo, dan Bhayangkari Polairud Reo yang secara bersama-sama turun langsung ke sejumlah tempat ibadah untuk melaksanakan aksi bersih-bersih dan bakti sosial.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut AKP Yosef Suyitno Soloilur bersama lima orang personel Satpolairud Reo, Kapolsek Reo Ipda Joko Sugiarto bersama sembilan personel Polsek Reo, serta anggota Bhayangkari yang dengan penuh semangat ikut serta dalam kegiatan sosial dan keagamaan tersebut.
Adapun tempat-tempat ibadah yang menjadi sasaran kegiatan Bakti Religi meliputi:
Gereja Pantekosta Reo;
Gereja GMIT EPHATA Reo;
Gereja Katolik Santo Maria Ratu Rosari Reo; dan
Masjid Besar Nurul Huda Reo.
Di setiap lokasi, personel Polri bersama Bhayangkari melaksanakan kerja bakti dengan membersihkan halaman, lingkungan sekitar tempat ibadah, ruang ibadah, serta menata kembali fasilitas yang ada agar menjadi lebih bersih, nyaman, dan indah. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan pengurus rumah ibadah dan masyarakat sekitar.
Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Bakti Religi ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat dan sekaligus sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh agama dan seluruh umat beragama di Kecamatan Reok.
Menurutnya, Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum perayaan bagi institusi Polri, namun juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.
"Melalui kegiatan Bakti Religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap kebersihan lingkungan, kerukunan umat beragama, dan semangat gotong royong. Kami berharap kehadiran Polri dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap Kapolsek Reo.
Sementara itu, PS. Kasat Polairud Reo, AKP Yosef Suyitno Soloilur, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergitas dan kebersamaan antara Polri dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Menurutnya, keberagaman agama dan budaya yang ada di Kabupaten Manggarai merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga dan dipelihara bersama melalui semangat persatuan, toleransi, dan saling menghormati antarumat beragama.
"Kegiatan ini menjadi simbol bahwa Polri senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan toleransi. Dengan terjalinnya hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat, maka situasi keamanan dan ketertiban masyarakat akan semakin kondusif," ujarnya.
Kehadiran personel Polri dan Bhayangkari di sejumlah tempat ibadah tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari para tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat setempat. Mereka mengaku sangat senang dan mengapresiasi kepedulian Polri yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat-tempat ibadah.
Para tokoh agama berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena selain menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih dan nyaman, kegiatan tersebut juga mampu mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan Bakti Religi ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Reok.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat soliditas internal, serta membangun sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.
Kegiatan Bakti Religi dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berakhir pada pukul 09.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta penuh dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan mengusung semangat "Polri Untuk Masyarakat", jajaran Polsek Reo dan Satpolairud Reo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama, serta menjadi institusi yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.(Alvzz)


