DARI KENAKALAN REMAJA, KERINDUAN AKAN KEHADIRAN POLISI HINGGA MEKANISME PENGURUSAN SIM, MENJADI CURAHAN HATI MASYARAKAT WAE RI’I DALAM KEGIATAN JUMAT CURHAT POLRES MANGGARAI
tribratanewsmanggarai.com-
Manggarai – Berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari kenakalan remaja, kebutuhan akan peningkatan kehadiran Polri di tengah masyarakat, mekanisme pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), hingga pencegahan penyakit Hewan Penular Rabies (HPR), menjadi topik utama dalam kegiatan Jumat Curhat Polres Manggarai yang digelar di Kantor Desa Wae Ri’i, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Jumat (12/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Cari Berkah Jumat, Cerita Ringan dan Sharing Bersama Kapolres Manggarai, Bekerja di Hulu Berpikir Proaktif, Jaga Soliditas” tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Manggarai, AKP Orlando D.R. Alves, didampingi Kasubbag Binkar AKP Ferdi Batuk, Kasat Binmas IPTU Jonathan T. Lembang, Kanit Kamsel Satlantas AIPTU Herman Patty, S.H., serta Kanit PPA Polres Manggarai AIPTU Antonius Habun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Wae Ri’i Kristianus Apul, Ketua BPD Wae Ri’i Efridus Dom beserta anggota, Ketua Kader Posyandu Emiliana Eldi bersama anggota, para tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, personel Bag SDM, Sat Binmas Polres Manggarai, serta Bhabinkamtibmas Kecamatan Wae Ri’i.
Dalam sambutannya, Kabag SDM Polres Manggarai menyampaikan permohonan maaf dari Kapolres Manggarai dan Wakapolres Manggarai yang tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan agenda kedinasan lainnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa serta seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berdialog bersama Polri.
AKP Orlando menegaskan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi antara Polri dan masyarakat guna menyerap aspirasi, keluhan, maupun masukan secara langsung. Menurutnya, Polres Manggarai berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Keberhasilan menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dan komunikasi yang telah terjalin dengan baik akan terus dipelihara demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Manggarai,” ungkapnya.
Pada sesi dialog, masyarakat Desa Wae Ri’i menyampaikan sejumlah aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di lingkungan mereka. Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah meningkatnya aktivitas anak-anak dan remaja yang berpotensi memicu tindakan kekerasan maupun perundungan (bullying). Masyarakat meminta arahan dan edukasi terkait pola pembinaan anak agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, menghormati sesama, serta terhindar dari perilaku menyimpang.
Selain itu, warga juga menyampaikan harapan agar kehadiran Polri semakin dirasakan melalui penguatan sistem keamanan lingkungan, termasuk usulan penyediaan Pos Kamling. Warga juga mengeluhkan aktivitas sejumlah remaja yang mengendarai sepeda motor dan melakukan aksi berbahaya di jalan umum, khususnya di kawasan Terminal Mena pada malam hari.
Dalam bidang pelayanan publik, masyarakat meminta penjelasan terkait prosedur dan persyaratan pengurusan SIM. Mereka berharap adanya sosialisasi yang lebih intensif guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kepemilikan SIM sebagai bagian dari kepatuhan berlalu lintas.
Tak hanya itu, warga juga menyoroti masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit rabies, terutama terkait pengawasan dan pengendalian hewan peliharaan yang masih sering dibiarkan berkeliaran bebas.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, jajaran Polres Manggarai memberikan penjelasan dan solusi secara rinci. Terkait pembinaan anak, masyarakat diajak untuk menanamkan nilai moral, disiplin, empati, serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban anak sebagai upaya mencegah perundungan, kekerasan terhadap anak, maupun tindak pidana kekerasan seksual.
Mengenai keamanan lingkungan, Polres Manggarai menyambut baik usulan pembentukan Pos Kamling yang nantinya akan dikoordinasikan bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Sementara terkait aksi balap liar dan perilaku berkendara berbahaya, Polres Manggarai melalui Satlantas dan Sat Samapta akan terus meningkatkan patroli, sosialisasi, serta pembinaan kepada para pelaku.
Dalam bidang pelayanan SIM, dijelaskan bahwa meskipun layanan SIM Keliling untuk sementara belum beroperasi karena proses peningkatan perangkat, pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM tetap berjalan normal di Kantor Satlantas Polres Manggarai. Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu mengurus SIM secara langsung karena seluruh pelayanan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.
Sedangkan terkait pencegahan rabies, Polres Manggarai melalui Bhabinkamtibmas akan terus mengedukasi masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam memelihara hewan peliharaan dengan cara mengikat, mengandangkan, dan mengawasinya secara baik guna mencegah penyebaran penyakit yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
Mengakhiri kegiatan tersebut, Kabag SDM Polres Manggarai mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan Call Center 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan kehadiran anggota Polri.
“Setiap laporan dan pengaduan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 akan segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tegasnya.
Seluruh aspirasi, masukan, dan curahan hati masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mendapat tanggapan positif dan solusi yang konstruktif dari jajaran Polres Manggarai. Hal ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa didengar dan dilibatkan dalam upaya bersama menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan mereka.
Kegiatan Jumat Curhat merupakan agenda rutin yang dilaksanakan polres manggarai setiap hari jumat sebagai wujud komitmen polri dalam menyerap aspirasi masyarakat mamggarai dalam mewujudkan harkamtibmas yang kondusif diwilayah hukum polres manggarai (SN)
#Polda NTT penuh Kasih
# Polres Manggarai Melayani sepenuh hati


