Kapospol Wae Ri’I, Petugas Bhabinkamtibmas dan Pejabat Desa Turun Tangan dalam Memediasi Konflik Keluarga

Kapospol Wae Ri’I, Petugas Bhabinkamtibmas dan Pejabat Desa Turun Tangan dalam Memediasi Konflik Keluarga

Tribratanewsmanggarai.com-

Kamis, 21 September 2023

Desa Wae Ri'i, Kecamatan Wae Ri'i - Dalam upaya untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan di wilayahnya, Petugas Bhabinkamtibmas, KAPOSPOL YOHANES ERICK MAGUS, dan Babinsa Kecamatan Wae Ri'i, SERKA YOHANES DON, turut serta mendampingi Kepala Desa Wae Ri'i dalam memediasi sebuah permasalahan yang muncul di antara dua warga, yaitu Bapak MAKSIMUS RANDO dan Bapak EDUARDUS JEMAHU.

Pertengkaran antara kedua pria tersebut pecah setelah mereka merasa tersinggung oleh bahasa sindiran dan ejekan yang berasal dari anak-anak dan istri mereka. Perasaan tersinggung ini memicu pertengkaran yang mengganggu ketentraman di lingkungan mereka.

KAPOSPOL YOHANES ERICK MAGUS dan SERKA YOHANES DON bersama dengan AIPDA ZADRAK I. SOLE, yang merupakan Bhabinkamtibmas di wilayah ini, segera turun tangan untuk mengatasi situasi tersebut. Mereka bertindak sebagai mediator antara Bapak MAKSIMUS RANDO dan Bapak EDUARDUS JEMAHU dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Desa Wae Ri'i.

Setelah beberapa jam berdiskusi dan mediasi, kedua belah pihak akhirnya berhasil mencapai kesepakatan damai. Mereka menyadari bahwa pertengkaran tersebut hanya akan merugikan semua pihak dan memilih untuk tidak memperpanjang persoalan yang ada.

Kepala Desa Wae Ri'i juga turut memberikan arahan dan nasehat kepada kedua warga tersebut tentang pentingnya menjaga keharmonisan dan keamanan di lingkungan mereka. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, kedua pihak sepakat untuk menandatangani Berita Acara Kesepakatan Damai, yang akan menjadi bukti komitmen mereka untuk menjaga kedamaian di Desa Wae Ri'i.

KAPOSPOL YOHANES ERICK MAGUS dan SERKA YOHANES DON menyambut baik kesepakatan damai ini dan berharap agar warga Desa Wae Ri'i terus menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga siap untuk terus mendukung upaya menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah tersebut.

Kedua belah pihak yang bertikai sekarang berkomitmen untuk menyelesaikan konflik dengan cara berdialog dan mencari solusi bersama tanpa perlu memperpanjang masalah dengan pertengkaran fisik atau verbal. Semoga kesepakatan damai ini menjadi contoh bagi warga lainnya dalam menyelesaikan konflik secara bijaksana dan damai.(MBA)