Longsor Dini Hari Memutus Jalur Ruteng–Reo, Polisi Sigap Kawal Pembersihan Hingga Akses Kembali Terbuka

Longsor Dini Hari Memutus Jalur Ruteng–Reo, Polisi Sigap Kawal Pembersihan Hingga Akses Kembali Terbuka
Longsor Dini Hari Memutus Jalur Ruteng–Reo, Polisi Sigap Kawal Pembersihan Hingga Akses Kembali Terbuka

Tribratanewsmanggarai.com- Manggarai — Hujan malam yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibal memicu bencana tanah longsor yang memutus akses vital Jalan Ruteng–Reo. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 01.00 Wita, bertempat di Kampung Watu Gak, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.

Material longsor dengan panjang kurang lebih 18 meter dan tinggi sekitar 4 meter menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur penghubung Ruteng–Reo sempat mengalami kemacetan total, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, upaya pembersihan material longsor mulai dilakukan pada pukul 09.55 Wita oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui PPK Wilayah 3.3 Provinsi NTT. Kegiatan tersebut dikoordinir langsung oleh Kaur TU PPK 3.3, Vilianus Hasman Pesau, dengan mengerahkan dua unit alat berat guna mempercepat proses pembersihan.

Proses pembersihan juga mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Daerah. Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd., bersama Sekda Manggarai, Lambertus Paput, S.Sos., turun langsung ke lokasi untuk meninjau pelaksanaan pembersihan material longsor.

Selama kegiatan berlangsung, aparat kepolisian mengambil peran penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas dilaksanakan oleh personel Polsek Cibal dan Bhabinkamtibmas Polsek Cibal, bersinergi dengan Babinsa Koramil 01 Ruteng, serta didukung oleh Satuan Samapta Polres Manggarai. Seluruh rangkaian pengamanan dan pengaturan lalu lintas dipimpin langsung oleh Kapolsek Cibal, IPTU Paksedis Petala Sogen.

Berkat kerja sama lintas sektor dan pengamanan maksimal dari aparat kepolisian, pembersihan material longsor dapat diselesaikan dengan aman dan lancar. Pada pukul 12.40 Wita, jalur Ruteng–Reo kembali dibuka dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat ke atas.

Kesigapan aparat kepolisian bersama instansi terkait menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, memastikan keselamatan pengguna jalan serta memulihkan akses transportasi yang menjadi urat nadi perekonomian warga. (P.N)