POLSEK REO LAKSANAKAN PENGAWALAN DAN PENGAMANAN PROSESI SAKRAMEN MAHA KUDUS CORPUS CHRISTI, RATUSAN UMAT KATOLIK IKUTI PERARAKAN DENGAN KHIDMAT
tribratanewsmanggarai.com_
Reo, 6 Juni 2026 – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Katolik yang melaksanakan kegiatan keagamaan, jajaran Polsek Reo, Polres Manggarai melaksanakan pengawalan dan pengamanan Prosesi Sakramen Maha Kudus dalam rangka Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi) yang berlangsung pada Sabtu (06/06/2026) mulai pukul 15.30 WITA hingga 20.30 WITA di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.AP., M.H., didampingi Waka Polsek Reo Aiptu Sidik bersama personel Polsek Reo yang terdiri dari KSPKT II Aiptu Nurdin, KP3 Laut Aiptu Dhono Pudji, KSPKT I Aipda Yohanes F. Gerak, Kanit Intelkam Aipda Oktaf Aktif Saidina, serta Bhabinkamtibmas Kecamatan Reok Aipda Ruslin.
Prosesi keagamaan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus tersebut dipusatkan di Gereja Santa Maria Ratu Rosari Reo dan melintasi beberapa titik yang telah ditentukan oleh Kevikepan Reo, yakni Golo Sita di Desa Ruis, Lingkungan Mangga Dua Kelurahan Mata Air, Wisma Kevikepan di Kelurahan Baru, Gongger Desa Satar Punda Barat, sebelum kembali ke Gereja Santa Maria Ratu Rosari Reo.
Sebelum kegiatan dimulai, Kapolsek Reo memberikan arahan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan agar senantiasa mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta melaksanakan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Arahan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Kegiatan diawali dengan Misa Adorasi yang dipimpin oleh Romo Paroki Gereja Santa Maria Ratu Rosari Reo, RD. Mansuetus Hariman, Pr, dan dihadiri sekitar 300 umat Katolik dari berbagai wilayah dalam Kevikepan Reo. Suasana penuh khidmat dan kekhusyukan tampak mewarnai jalannya ibadah yang menjadi momentum penting bagi umat Katolik dalam memperingati dan menghormati kehadiran nyata Yesus Kristus dalam Sakramen Ekaristi.
Usai pelaksanaan Misa Adorasi, kegiatan dilanjutkan dengan Perarakan Tahta Sakramen Maha Kudus menuju lima lokasi yang telah ditentukan. Perarakan tersebut menggunakan empat unit kendaraan roda empat yang membawa Sakramen Maha Kudus menuju setiap titik pemberhentian. Pada setiap lokasi, dilaksanakan Pentahtaan Sakramen Maha Kudus (Hosti Suci) yang disertai dengan perayaan misa bersama umat yang telah menanti kedatangan rombongan.
Selama perjalanan prosesi, personel Polsek Reo melaksanakan pengawalan secara ketat guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada para peserta perarakan. Pengaturan lalu lintas dilakukan pada sejumlah titik rawan kemacetan maupun persimpangan jalan yang dilalui rombongan, sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.
Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.AP., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan, merupakan bentuk pelayanan dan komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat. Pengamanan kegiatan keagamaan seperti Prosesi Sakramen Maha Kudus ini merupakan bagian dari tugas pelayanan kami agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar,” ungkap Kapolsek.
Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus atau Corpus Christi merupakan salah satu perayaan penting dalam Gereja Katolik yang bertujuan untuk merayakan dan menghormati kehadiran nyata Yesus Kristus dalam Sakramen Ekaristi. Oleh karena itu, perayaan ini memiliki makna spiritual yang sangat mendalam bagi umat Katolik dan menjadi momentum untuk memperkuat iman serta kebersamaan umat.
Berkat sinergi yang baik antara pihak gereja, panitia pelaksana, umat Katolik, dan jajaran Polsek Reo, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai pada pukul 20.30 WITA. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk apresiasi atas pelayanan dan pengamanan yang diberikan, umat Katolik se-Kevikepan Reo serta para imam dan pastor menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Reo yang telah melaksanakan pengawalan dan pengamanan secara maksimal sehingga kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Reo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polsek Reo, Polres Manggarai. Dengan terciptanya situasi yang aman dan kondusif, diharapkan kehidupan bermasyarakat yang rukun, damai, dan toleran dapat terus terjaga di Kabupaten Manggarai.(Alvzz)


