Polsek Reo Maksimalkan Patroli dan Pengamanan di Sejumlah Objek Wisata Pantai Selama Libur Idul Adha 2026
tribratanewsmanggarai.com_
Manggarai, 31 Mei 2026 – Momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata yang berada di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban para wisatawan, Polsek Reo, Polres Manggarai, menggelar kegiatan patroli dan pengamanan di sejumlah objek wisata pantai yang menjadi tujuan favorit masyarakat pada Minggu (31/5/2026).
Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 12.00 WITA dan berlangsung hingga sore hari dengan melibatkan enam personel Polsek Reo yang telah ditugaskan berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Reo. Adapun personel yang melaksanakan tugas pengamanan terdiri dari Aiptu Nurdin selaku Kanit SPKT II Polsek Reo, Aiptu Dono Pudji Prasetyo selaku Kepala KP3 Laut Reo, Aipda Slamet Priyadi, Aipda Suwardin, Aipda Ruslin selaku Bhabinkamtibmas Kecamatan Reok, dan Aipda Dedy Juanda Rahmat.
Patroli dan pengamanan dilaksanakan di empat lokasi wisata yang menjadi pusat kunjungan masyarakat selama masa liburan, yakni Pantai Torong Besi, Pantai Jengkalang, Pantai Sengari yang berada di Kelurahan Wangkung, serta Pantai Tempode Resort yang berlokasi di Desa Salama, Kecamatan Reok.
Meningkatnya jumlah wisatawan pada masa libur Idul Adha menjadi perhatian khusus pihak kepolisian. Selain memberikan rasa aman kepada masyarakat, kegiatan pengamanan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, kecelakaan di kawasan wisata, tindak kriminalitas, hingga gangguan ketertiban umum yang dapat terjadi akibat tingginya aktivitas masyarakat di lokasi wisata.
Dari hasil pemantauan petugas di lapangan, jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata pada hari tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pantai Torong Besi menjadi salah satu lokasi favorit dengan jumlah pengunjung sekitar 150 orang. Sementara itu, Pantai Jengkalang tercatat sebagai lokasi wisata yang paling ramai dikunjungi dengan jumlah wisatawan mencapai sekitar 200 orang.
Selain kedua lokasi tersebut, Pantai Sengari juga dipadati wisatawan dengan jumlah pengunjung kurang lebih 100 orang. Sedangkan Pantai Tempode Resort yang berada di Desa Salama pada saat pelaksanaan patroli dan pengamanan tidak terdapat aktivitas kunjungan wisatawan. Dengan demikian, total jumlah pengunjung yang terdata pada lokasi-lokasi wisata yang menjadi sasaran pengamanan mencapai sekitar 450 orang.
Para pengunjung yang memadati kawasan wisata tersebut tidak hanya berasal dari wilayah Kecamatan Reok, tetapi juga datang dari berbagai daerah lainnya seperti Kota Ruteng, wilayah Pagal, Kecamatan Reok Barat, serta beberapa daerah lain di Kabupaten Manggarai. Kehadiran wisatawan dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa kawasan wisata pantai di Kecamatan Reok masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan masa liburan bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Reo tidak hanya melakukan pengamanan secara terbuka, tetapi juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi pengunjung dan pengelola objek wisata. Melalui pendekatan humanis tersebut, petugas memberikan berbagai pesan dan imbauan kamtibmas guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama berwisata.
Petugas mengajak seluruh pengunjung untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Pengunjung diminta untuk saling menghormati, menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik, serta menjaga kenyamanan sesama wisatawan yang sedang menikmati suasana liburan.
Selain itu, petugas juga memberikan perhatian khusus kepada para pengelola objek wisata. Mereka diingatkan agar ke depannya dapat menyediakan perlengkapan keselamatan atau safety equipment yang memadai bagi para pengunjung. Ketersediaan sarana keselamatan dinilai sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, terutama pada lokasi wisata pantai yang memiliki aktivitas berenang dan rekreasi air.
Tidak hanya soal keamanan, personel Polsek Reo juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan wisata. Para pengunjung diarahkan agar tidak membuang sampah sembarangan serta ikut menjaga keindahan kawasan pantai yang menjadi aset wisata daerah. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengimbau agar para wisatawan tetap mengutamakan keselamatan saat kembali ke rumah masing-masing. Pengunjung yang menggunakan kendaraan bermotor diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak memaksakan diri berkendara apabila mengalami kelelahan setelah beraktivitas seharian di lokasi wisata.
Sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan, petugas turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras maupun melakukan pesta alkohol di lokasi wisata. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan keributan, perkelahian, kecelakaan, maupun gangguan kamtibmas lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kehadiran personel Polri di tengah keramaian wisatawan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Para pengelola objek wisata menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polsek Reo yang telah menempatkan personel pengamanan selama masa libur Idul Adha. Menurut mereka, keberadaan anggota kepolisian memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berkunjung ke objek wisata.
Hal serupa juga disampaikan oleh sejumlah pengunjung yang mengaku merasa lebih nyaman saat menikmati liburan karena adanya pengawasan dan pengamanan dari pihak kepolisian. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan pada setiap momentum libur panjang maupun hari-hari besar keagamaan.
Penempatan personel pengamanan di kawasan wisata selama libur Hari Raya Idul Adha 2026 merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi upaya preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Hingga laporan kegiatan ini dibuat, seluruh objek wisata yang menjadi sasaran patroli dan pengamanan masih dipadati pengunjung yang menikmati suasana liburan bersama keluarga. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum terpantau aman, kondusif, dan terkendali tanpa adanya kejadian menonjol.
Melalui kegiatan patroli dan pengamanan tersebut, Polsek Reo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang sehingga masyarakat dapat menikmati momen liburan dengan penuh kenyamanan dan kebahagiaan bersama keluarga tercinta.(Alvzz)


