Pasca Gempa, Pamapta III Bersama Piket SPKT Polres Manggarai Intensifkan Patroli di Seputaran Kota Ruteng
tribratanewsmanggarai.com_
Ruteng, 6 September 2026 — Pasca terjadinya gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Manggarai, Kepolisian Resor Manggarai melalui Pamapta III bersama Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan piket fungsi meningkatkan kegiatan patroli guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Kegiatan patroli dilaksanakan pada Sabtu malam (6/9/2026), mulai pukul 22.15 WITA, dengan menyasar sejumlah lokasi di seputaran Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Patroli tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam situasi pasca gempa yang dapat menimbulkan kekhawatiran dan kepanikan di tengah masyarakat. Kehadiran personel Kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan kondisi masyarakat dan lingkungan tetap terkendali.
Dalam pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi di sejumlah ruas jalan dan kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Petugas juga memperhatikan kondisi lingkungan serta aktivitas warga sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya gangguan kamtibmas maupun situasi lain yang dapat terjadi pasca bencana alam.
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran patroli adalah Rumah Sakit Lapangan Kabupaten Manggarai. Pemantauan dilakukan untuk memastikan situasi di sekitar fasilitas pelayanan kesehatan tersebut tetap aman dan kondusif. Rumah sakit menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat pasca gempa.
Personel yang melaksanakan patroli juga berinteraksi dengan masyarakat dan menyampaikan imbauan agar warga tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu memperhatikan keselamatan diri dan keluarga serta mengikuti arahan dari petugas apabila terdapat perkembangan situasi di lapangan.
Dalam kondisi pasca gempa, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan serta memperhatikan kondisi bangunan maupun lingkungan sekitar. Apabila ditemukan kondisi yang membahayakan, masyarakat diharapkan segera menjauh dari lokasi tersebut dan melaporkannya kepada petugas terkait.
Selain melakukan pemantauan keamanan, personel juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Warga diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kepanikan, serta tetap saling membantu dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Petugas juga menyampaikan kepada masyarakat mengenai layanan Call Center Kepolisian 110 yang dapat digunakan apabila terjadi gangguan keamanan, keadaan darurat, maupun ketika masyarakat membutuhkan kehadiran atau bantuan Kepolisian.
Masyarakat dapat segera menghubungi layanan tersebut apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan Kepolisian. Dengan adanya saluran pelayanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh respons secara cepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan patroli juga menjadi bagian dari langkah preventif Kepolisian untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi setelah gempa bumi. Situasi pasca bencana membutuhkan kewaspadaan bersama, mengingat kondisi masyarakat dapat berubah dengan cepat dan membutuhkan koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah, petugas kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat.
Dalam pelaksanaan patroli, personel tidak menemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol. Situasi di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung dengan tertib dan tidak ditemukan adanya kejadian yang memerlukan penanganan khusus.
Kehadiran personel di lapangan juga diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang masih merasa khawatir akibat situasi pasca gempa. Polri memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Manggarai.
Kapolres Manggarai melalui personel yang melaksanakan patroli mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan tetap meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diminta untuk memperoleh informasi terkait perkembangan situasi gempa dari sumber resmi serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan.
Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap menjaga kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, terutama membantu warga yang membutuhkan pertolongan. Koordinasi dan kerja sama antara masyarakat dengan aparat keamanan sangat diperlukan untuk memastikan kondisi pasca gempa dapat ditangani dengan baik.
Patroli yang dilaksanakan Pamapta III bersama Piket SPKT dan piket fungsi tersebut berakhir pada pukul 22.55 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
Melalui kegiatan patroli pasca gempa ini, Polres Manggarai menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan rasa aman dan pelayanan ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.
Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dalam situasi pasca gempa, masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, saling membantu, dan segera menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan Kepolisian.(Alvzz)


