SATPOLAIRUD POLRES MANGGARAI GERAK CEPAT BANTU DUA WARGA TERTIMPA PUING BANGUNAN AKIBAT GEMPA SUSULAN DI REO
tribratanewsmanggarai.com_
MANGGARAI — Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai bergerak cepat memberikan pertolongan kepada masyarakat yang tertimpa puing bangunan akibat gempa bumi susulan yang terjadi di wilayah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA di kawasan pertokoan Lingkungan Bari, Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Gempa susulan yang terjadi menyebabkan kondisi sejumlah bangunan di sekitar lokasi menjadi rawan, bahkan terdapat bagian bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi roboh.
Mengetahui adanya masyarakat yang tertimpa puing bangunan, anggota Satpolairud Polres Manggarai yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Manggarai, AKP Yosef Suyitno Soloilur, segera memberikan pertolongan kepada para korban.
Dalam kejadian tersebut, terdapat dua orang warga yang menjadi korban akibat tertimpa puing bangunan. Korban pertama diketahui bernama Haji Kohar, laki-laki berusia 52 tahun, beragama Islam, warga asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang bekerja sebagai wiraswasta.
Sementara korban kedua bernama Marselinus Ntahak, laki-laki berusia 45 tahun, beragama Katolik, beralamat di Nagabanda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, dan sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek.
Personel Satpolairud Polres Manggarai yang berada di lokasi kemudian memberikan pertolongan dan melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam menangani masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam situasi darurat akibat bencana alam.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, kedua korban kemudian dibawa oleh personel Satpolairud menuju Posko Kesehatan Barangkolong untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut oleh petugas kesehatan.
Selain fokus terhadap penanganan korban, personel Satpolairud juga melakukan langkah pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Hal tersebut dilakukan mengingat masih terdapat bangunan yang kondisinya hampir roboh dan dapat membahayakan masyarakat yang berada maupun melintas di sekitar kawasan tersebut.
Personel kepolisian selanjutnya memberikan himbauan kepada masyarakat agar untuk sementara waktu tidak melintas ataupun mendekati area bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi roboh. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi yang dapat membahayakan keselamatan, khususnya selama kondisi bangunan belum dinyatakan aman.
Langkah pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mencegah terjadinya korban tambahan akibat kemungkinan runtuhnya bagian bangunan yang terdampak gempa susulan. Dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi, diharapkan keselamatan warga dapat lebih terjamin.
Kasat Polairud Polres Manggarai AKP Yosef Suyitno Soloilur bersama personel di lapangan menunjukkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak situasi darurat. Kehadiran personel kepolisian di lokasi tidak hanya dalam rangka memberikan pertolongan kepada korban, tetapi juga melakukan langkah-langkah awal untuk menjaga keamanan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Tindakan cepat yang dilakukan personel Satpolairud Polres Manggarai menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, terlebih dalam kondisi bencana alam yang membutuhkan respons cepat dan tepat.
Dalam situasi pascabencana maupun saat terjadinya gempa susulan, kewaspadaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting. Bangunan yang telah mengalami kerusakan dapat memiliki struktur yang tidak stabil dan berpotensi membahayakan apabila masyarakat tetap berada atau beraktivitas di sekitarnya.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, tidak mendekati bangunan yang mengalami kerusakan, serta tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Polres Manggarai melalui personel di lapangan akan terus melakukan pemantauan terhadap situasi keamanan dan keselamatan masyarakat serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan dalam rangka penanganan dampak bencana.
Kehadiran personel Satpolairud Polres Manggarai dalam membantu korban juga mencerminkan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan.
Seluruh rangkaian kegiatan pertolongan dan evakuasi terhadap korban serta himbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(Alvzz)


