POLRES MANGGARAI SALURKAN BANTUAN TERPAL UNTUK PEMBANGUNAN KELAS DARURAT DI SDI CUNCA LAWIR DAN SDI TENDA
tribratanewsmanggarai.com-
RUTENG — Kepolisian Resor Manggarai terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana gempa bumi, khususnya di bidang pendidikan. Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan logistik untuk pembangunan kelas darurat di SDI Cunca Lawir dan SDI Tenda, Kabupaten Manggarai.Rabu 02/09/2026.
Bantuan logistik berupa masing-masing 1 (satu) buah terpal berukuran 6 meter x 20 meter diserahkan kepada kedua sekolah yang fasilitasnya terdampak gempa bumi dan membutuhkan tempat belajar sementara agar proses pendidikan tetap dapat berlangsung.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Lawir AIPDA Flavianus Jedaut, didampingi Lurah Lawir Isfridus D. Genggor, S.P. serta Staf Kelurahan Tenda Hendrikus Jeraman.
Bantuan untuk SDI Cunca Lawir diterima langsung oleh Kepala Sekolah Veronika P.A. Kepe, S.Pd., sedangkan bantuan untuk SDI Tenda diterima oleh Kepala Sekolah Anita M. Dahur, S.Pd.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti dalam membantu pihak sekolah menyediakan ruang belajar sementara bagi para siswa di tengah kondisi pascagempa.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri, Kapolda Riau, Kapolda NTT, Kapolres Manggarai beserta seluruh jajaran atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi dukungan bagi sekolah untuk kembali bangkit serta melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam situasi sulit pascagempa bumi,” ungkap pihak sekolah.
Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Polres Manggarai berkomitmen mendukung kelancaran proses belajar mengajar pascabencana gempa bumi di wilayah Kabupaten Manggarai.
“Polres Manggarai akan terus mendukung pemulihan proses belajar mengajar pascagempa. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah membantu menyediakan tenda atau tempat belajar sementara bagi sekolah-sekolah yang fasilitas gedungnya terdampak bencana, sehingga anak-anak tetap dapat memperoleh haknya untuk belajar dalam kondisi yang aman dan nyaman,” ujar Kapolres.
Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam menerima keluhan, menyerap informasi serta mengidentifikasi kebutuhan warga di wilayah binaannya.
“Melalui Bhabinkamtibmas, setiap informasi dan kebutuhan masyarakat dapat segera disampaikan kepada pimpinan untuk dicarikan solusi. Polres Manggarai akan berupaya semaksimal mungkin membantu sekolah dan masyarakat, termasuk dalam pendirian tenda kelas darurat maupun membantu proses evakuasi material atau reruntuhan yang dapat membahayakan keselamatan warga,” lanjutnya.
Kapolres menegaskan bahwa keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi salah satu perhatian utama dalam proses pemulihan pendidikan pascagempa. Oleh karena itu, setiap kegiatan belajar mengajar diharapkan tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekolah dan mengikuti arahan dari pemerintah serta pihak sekolah.
“Anak-anak tidak perlu takut untuk kembali belajar. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga. Ikuti arahan dari guru dan pemerintah, jangan berada di sekitar bangunan yang berpotensi roboh, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan,” pesan AKBP Levi.
Sementara itu, para guru dan siswa SDI Cunca Lawir dan SDI Tenda turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Kehadiran bantuan terpal untuk kelas darurat menjadi salah satu bentuk dukungan nyata yang membantu sekolah kembali menjalankan aktivitas pendidikan di tengah keterbatasan fasilitas pascagempa.
Polres Manggarai berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Tidak hanya dalam aspek keamanan dan evakuasi, tetapi juga dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta memastikan sektor pendidikan dapat kembali berjalan secara bertahap.
Polres Manggarai juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan pihak berwenang terkait perkembangan situasi pascagempa.
Kepada seluruh siswa-siswi, Polres Manggarai mengajak untuk tetap semangat mengikuti proses belajar mengajar sesuai arahan guru dan pemerintah. Tetap waspada, jaga keselamatan, dan bersama-sama bangkit untuk memulihkan pendidikan di Kabupaten Manggarai pascagempa bumi.(SN)
#Polda NTT Penuh kasih
#Polisi Humanis, Harapan Masyarakat.


