Pasca Gempa Bumi, Kanit Binpolmas Polres Manggarai Sambangi PAUD dan Berikan Motivasi kepada Anak-anak
tribratanewsmanggarai.com_
Manggarai — Kepolisian Resor Manggarai melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) terus menunjukkan kepedulian dan kehadirannya di tengah masyarakat pascabencana gempa bumi. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan kunjungan dan sambang yang dilaksanakan Kanit Binpolmas Fungsi Binmas Polres Manggarai, Aipda Fransiskus S. Maja, di PAUD SPS Madre Margherita Ricci, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan motivasi, dukungan moril, serta himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada anak-anak dan tenaga pendidik setelah terjadinya bencana gempa bumi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus membangun kembali kepercayaan diri anak-anak agar dapat kembali menjalani aktivitas pembelajaran secara normal, meskipun masih berada dalam suasana pascabencana.
Dalam kunjungannya, Aipda Fransiskus S. Maja melakukan pemantauan terhadap kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung serta berinteraksi langsung dengan anak-anak dan tenaga pendidik. Kehadiran personel Polri di lingkungan pendidikan tersebut diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih tenang dan nyaman bagi anak-anak yang masih membutuhkan pendampingan setelah mengalami situasi bencana.
Adapun kegiatan pembelajaran di PAUD SPS Madre Margherita Ricci dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam seminggu dengan pembagian kelompok berdasarkan usia. Pada hari Senin, kegiatan pembelajaran diperuntukkan bagi Kelompok 1 dengan rentang usia 5–6 tahun. Selanjutnya pada hari Selasa, pembelajaran diikuti oleh Kelompok 2 dengan usia 4–5 tahun, sedangkan pada hari Rabu diperuntukkan bagi Kelompok 3 atau Play Group dengan rentang usia 3–4 tahun.
Sementara itu, kegiatan pembelajaran diliburkan pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu.
Pada kesempatan tersebut, Aipda Fransiskus S. Maja memberikan motivasi kepada anak-anak, khususnya Kelompok 2 yang mengikuti kegiatan pembelajaran pada hari itu. Anak-anak diajak untuk tetap semangat, ceria, dan tidak larut dalam rasa takut setelah mengalami bencana gempa bumi.
Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, Aipda Fransiskus memberikan pemahaman agar mereka tetap tenang apabila sewaktu-waktu terjadi gempa susulan. Anak-anak juga diingatkan untuk selalu mengikuti arahan guru serta tidak panik ketika menghadapi situasi yang tidak diinginkan.
Selain memberikan motivasi kepada anak-anak, Kanit Binpolmas juga memberikan himbauan kepada tenaga pendidik agar terus memberikan perhatian, pendampingan, dan rasa aman kepada para siswa. Pendampingan tersebut dinilai penting untuk membantu anak-anak mengurangi rasa takut maupun trauma yang mungkin muncul setelah mengalami bencana.
Tenaga pendidik juga diingatkan untuk senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan sekolah. Kondisi bangunan dan lingkungan sekitar sekolah perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam memastikan keselamatan anak-anak dan tenaga pendidik selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Fransiskus S. Maja juga berkoordinasi dengan pihak PAUD, termasuk Kepala PAUD/Suster Siska AHKYB serta tenaga pendidik yang melaksanakan pembelajaran Kelompok 2, yakni Ibu Arni dan Suster Maru.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi kegiatan sambang rutin kepolisian, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus pascabencana, terutama anak-anak usia dini.
Anak-anak merupakan kelompok yang membutuhkan pendekatan khusus dalam menghadapi kondisi pascabencana. Oleh karena itu, kehadiran orang dewasa yang memberikan rasa aman, dukungan, dan motivasi sangat dibutuhkan agar mereka dapat kembali beraktivitas dan mengikuti proses pembelajaran tanpa dihantui rasa takut yang berlebihan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Manggarai berupaya memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan tetap terjaga. Di sisi lain, kehadiran personel Polri juga diharapkan dapat memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dengan pihak sekolah, tenaga pendidik, serta masyarakat.
Kegiatan sambang tersebut mendapat respons positif dari pihak PAUD. Kehadiran Polri dinilai memberikan dukungan moril sekaligus rasa aman bagi anak-anak dan tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas pembelajaran pascabencana.
Hasil pemantauan selama kegiatan menunjukkan bahwa proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Anak-anak terlihat lebih ceria dan bersemangat mengikuti kegiatan pembelajaran. Komunikasi yang baik juga terjalin antara personel Polri dengan tenaga pendidik serta pihak PAUD.
Kehadiran Aipda Fransiskus S. Maja menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan dukungan kepada warga yang terdampak bencana. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan motivasi dan dukungan moril kepada masyarakat agar dapat bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak PAUD SPS Madre Margherita Ricci dapat kembali mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa percaya diri. Tenaga pendidik juga diharapkan terus memberikan pendampingan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta kondusif bagi seluruh peserta didik.
Selama kegiatan kunjungan, sambang, dan pemantauan berlangsung, situasi Kamtibmas di lingkungan PAUD SPS Madre Margherita Ricci terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polres Manggarai untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan, serta dukungan kepada masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk dalam menghadapi dampak pascabencana alam.
Bhayangkara Binmas Presisi Polda NTT, Bersinergi dan Melayani sampai Pelosok Negeri.(Alvzz)


